Pentingnya Keterlibatan Orangtua Dalam Pendidikan Sekolah Anak Remaja

Hisyam Fany Abdul Rahman, SH.

Kuningan (29/11), Di belahan bumi manapun kita tidak dan tidak akan pernah mendengar pernyataan bahwa orangtua ingin anaknya tidak lebih pintar darinya. Seperti kita ketahui, sikap anak akan selalu berubah mengikuti lingkungan sekitar. Sekali anak kita masuk pendidikan menengah, peran orang tua harus berubah dalam membuat aturan pendidikan mereka. Bagaiamanapun, bentuk perhatian yang biasa dilakukan orang tua ketika sang anak masih duduk dibangku sekolah dasar, akan sulit untuk bisa diterima ketika anak telah masuk jenjang pendidikan menengah.

Contoh kasus; tidak jarang anak yang “broken home” atau keadaan keluarga tidak harmonis memiliki prestasi yang tidak memuaskan di sekolahnya serta cenderung “berulah”. Tentunya sekolah tidak diam menghadapi situasi seperti itu, malah sebaliknya sekolah akan memberikan perhatian khusus kepada siswa tersebut. Tetapi yakinlah bahwa perhatian khusus yang diberikan itu tentunya terbatas pada suatu tingkatan tertentu, yang mana penyelesaian akhirnya terdapat pada keluarga itu sendiri.

“Saya pun pernah menjumpai orangtua siswa yang membiarkan anaknya tidak masuk sekolah selama berhari-hari dengan alasan sakit, tetapi sebetulnya sejak 2 hari ketidakhadirannya ke sekolah sudah kami datangi ke rumahnya; dan keadaan si anak sehat-sehat saja.”

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran di sekolah, antara lain :

1. Jadilah Pembimbing

Perkembangan anak-anak akan memerlukan dorongan dan bimbingan orang tua. Demikian halnya dalam pendidikan di sekolah. Pembelajaran yang sesungguhnya tidak didasarkan pada nilai-nilai mata pelajaran sekolah semata, melainkan pada nilai anak dalam menjalani proses pendidikan di sekolah itu sendiri. Sangat penting untuk mengambil suatu hal positif dari sebuah kegagalan dan untuk mengajarkan seorang anak sebuah keterampilan penting mengenai hal itu. Namun ketika mata pelajaran menjadi sandungan saat anak anda gagal mendapatkan nilai terbaiknya, Anda bisa memintanya dengan baik-baik dan membimbingnya untuk mengulangi mempelajarinya kembali. Hal tersebut bisa membantu mereka untuk melihat bagaimana pentingnya untuk terus mencoba dan akan mengajarkan mereka untuk mengakses keterampilan yang telah mereka miliki ketika dihadapkan dengan tantangan baru atau kurang menarik.

2. Jadilah Teman

Menghadapi berbagai mata pelajaran di sekolah bukanlah satu-satunya hal yang menjadi perjuangan anak Anda di sekolah. Boleh jadi mereka mengalami masalah dengan seorang guru, sekelompok teman, atau pengganggu lain di tempat mereka bermain. Dalam situasi ini apa yang mereka perlukan adalah seseorang yang bersedia untuk mendengar apa yang menjadi masalah mereka – dan bahwa seseorang itu adalah Anda.

Tanpa memiliki seseorang yang mau mendengarkan masalahnya, anak Anda akan memiliki tambahan stres dalam kehidupan mereka, yang bisa menurunkan harga diri dan motivasi belajar mereka. Dengan mengetahui berbagai permasalahan anak anda di sekolah, anda sendiri bisa menentukan langkah-langkah bantuan paling tepat yang harus anda ambil, apakah bisa diatasi anak itu sendiri ataukah memang memerlukan campur tangan anda secara langsung. Misalnya, ketika anak anda enggan ke sekolah karena selalu mendapatkan perlakuan kasar dari teman-temannya, boleh jadi anda perlu berbicara dengan gurunya ataupun kepala sekolahnya untuk mendiskusikan masalah ini.

3. Jadilah seorang Guru

Anda tidak bisa begitu saja menyerahkan semuanya kepada guru, walaupun sudah barang tentu itu adalah tugas mereka. Karena bagaimanapun, walaupun anak anda ditangani oleh seorang guru terbaik dan cerdas, mereka tetap bisa mengalami kesulitan untuk mampu memenuhi kebutuhan individual setiap anak, terlebih di kelas yang penuh sesak. Anak-anak tetap akan memerlukan perhatian secara pribadi, jadi peran orang tualah untuk memastikan mereka mendapatkannya.

Tetaplah untuk terlibat dengan tugas-tugas sekolah anak Anda, pekerjaan rumahnya, ulangan hariannya, maupun kegiatan-kegiatan lainnya di sekolah. Sisihkan waktu setiap hari untuk menawarkan bantuan. Jalinlah hubungan komunikasi dengan gurunya secara teratur guna mengetahui hal-hal yang terjadi di kelas. Jika Anda menemukan anak Anda membutuhkan bantuan ekstra, aktiflah dalam mendapatkannya, atau akan lebih baik lagi jika anda bisa melakukannya bersama-sama. Les bagi anak-anak Anda mungkin perlu dipertimbangkan dan akan bermanfaat bagi Anda berdua.

4. Jadilah Penegak Disiplin

Memang kadang-kadang ini merupakan sesuatu yang sulit, tapi ada yang lebih besar dari sekedar disiplin. Memastikan dari awal dengan membantu anak Anda mengatur dan menjaga jadwal, mencapai tujuan dan tugas selesai tepat waktunya. Jangan berharap anak Anda untuk mengetahui dengan benar bagaimana menyelesaikan sebuah tugas, atau memahami jadwal pelajaran di sekolah. Bagaimanapun pada kali pertama Mereka mungkin tidak bisa melakukannya dan masih melakukan kesalahan.

Bersabarlah tetapi tetap memegang prinsip-prinsip disiplin anda hingga anak anda menangkap dan memahaminya. Kadang-kadang Anda harus bersikap tegas, dan dengan sedikit demi sedikit ketegasan setiap hari akan mengajarkan anak Anda akan pentingnya keterampilan manajemen waktu. Hal tersebut bisa memberi mereka fungsi kontrol dan dapat membantu mencegah krisis PR ataupun tugas sekolah lain yang berkepanjangan. Mau bersikap tegas, tetapi tidak membuat sekolah atau pekerjaan rumah tampak seperti hukuman. Ketika hal-hal yang harus dihadapi anak di sekolah menjadi bertambah sulit, mereka akan menghormati otoritas Anda dan melihat Anda sebagai sumber daya untuk mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan

Atas dasar keprihatinan kami sebagai “orangtua ke-2” dengan adanya kejadian-kejadian yang melibatkan para remaja yang notabene masih pelajar sekolah menengah; seperti kasus kekerasan oleh sebuah Genk di Kuningan beberapa waktu yang lalu, kami berharap semoga kita semua dapat melaksanakan peran masing-masing dalam rangka mencapai keberhasilan pendidikan khususnya di Kota Kuningan tercinta ini. (Hisyam Fany A R)

About hisyam.kuningan

Staf Pengajar MTsN Model Cigugur Kab. Kuningan Jawa Barat

Posted on 29/11/2011, in Berita. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s